Profil Kab. Pegunungan Bintang

Kabupaten Pegunungan Bintang ber-ibukota di Oksibil menjadi satu-satunya kabupaten di Pegunungan Jayawijaya yang berbatasan langsung dengan Negara Papua Nugini. Batas lainnya dengan Kabupaten Keerom di sebelah Utara, Kabupaten Boven Digul di sebelah Selatan, Kabupaten Asmat, dan Kabupaten Yahukimo di sebelah Barat.

Kabupaten Pegunungan Bintang memiliki bentang alam pegunungan yang terjal di sebelah Barat, berbukit, dan hutan lebat. 90% wilayahnya terletak di dataran tinggi dengan ketinggian 400 – 4000 mdpl, dan luas wilayah 15.682 km2 yang terbagi menjadi 34 distrik dan 277 kampung (desa).

Penduduk mayoritas adalah Suku Ngalum, sebagian bersuku Murop dan Kutel. Mata pencaharian di sektor pertanian sebagai petani tradisional dan peramu yang memanfaatkan hasil hutan. Sebagian besar suku bermukim di lereng gunung yang terjal dan lembah-lembah yang kecil dalam pola kelompok kecil, terpencar, dan terisolir. Aksesibilitas transportasi sangat rendah, sehingga sulit dijangkau bila dibandingkan dengan wilayah lainnya di Tanah Papua. Hingga saat ini, seluruh transportasi hanya dilakukan via udara menggunakan pesawat perintis jenis Cessna, Pilatus, Twin Otter, Cassa, itu pun sangat tergantung pada perubahan cuaca yang sering berkabut.